Senin, 27 Juni 2011

ribet-ribetan

wow,lama sekali tidak saya apdet blog pernikahan ini. okelah karna sedang tidak sibuk dikantor,mariii kita ketak-ketik perjalanan persiapan pernikahan saya.

2,5 bulan lagi!AAAAAAAAAAAAAAAKKKK!
yak, tidak terasa 2,5 bulan lagi menjelang saya menjadi Ny. Taufiq. deg-degan?ngga kok, cuma emang sudah mulai stress karena urusan ini itu ina inu. mari kita jabarkan disini apa saja yang sudah siap dan akan siap dalam 2,5 bulan ini.

1. gedung
gosip sana sini kalo urusan gedung adalah super ribet. bahkan pepatah sekarang mengatakan "menikah tidak lagi berdasarkan tanggal baik, tapi tanggal gedung". jadi saya dan sipacar sudah heboh nyari gedung bahkan sebelum sipacar minta restu mau nikahin saya ke bapak!hakul yakin banget dia bakal direstuin!:D
dan, dari dulu saya punya impian untuk mengadakan pesta pernikahan di taman, dengan kolam renang berisi floating candle dan suasana yang hangat. jadi, sejak awal memang saya dan pacar mencari lokasi yang terbuka dan memiliki kolam renang. untung ide ini juga didukung oleh orang tua saya dan calon mertua.
susah ternyata cari tempat terbuka yang bisa menampung 1000 orang dijakarta. sekalinya ada dan bagus, harga sewanya MAHAL BANGET DEMIALOH!saya hampir putus asa, sampai seorang sepupu memberi info ada tempat terbuka di daerah cibubur yang bagus untuk lokasi pesta pernikahan. meluncur lah kami kesana.
bukit golf cibubur riverside. akhirnya disanalah pencarian kami berakhir *halah* . tempat ini sedianya adalah sport club. tapi cukup besar dan cantik untuk dijadikan lokasi pesta pernikahan. dan harganya yang masih masuk dengan budget kami membuat kami mantap memilih tempat ini. tinggal berdoa agar jangan sampai hujan.

2. baju pernikahan
dari awal saya tau kalau ketika akad nikah saya akan menggunakan pakaian khas bukittinggi. bukan karena menghargai adat keluarga ayah saya, tapi males aja 2 kali ganti baju, karna baju adat itu kudu harus wajib dipake oleh semua anggota keluarga masbar yang akan menikah. jadi mending dari awal udah pake baju itu deh.
untuk resepsi saya putuskan menggunakan gaun sederhana. lagi-lagi bukan mau sok modern, tapi cuma memikirkan masalah lokasi pesta yang outdoor dan beralaskan tanah. apalagi saya dan pacar nantinya akan turun bergabung dengan tamu, jadi demi kenyamanan saya sendiri gaun menjadi pilihan. jait gaunnya pun ga pake ke desainer ibukota kok. cukup di tukang jait yang sekaligus sahabat calon ibu mertua saya. murah meriah dan pas fittingnya pake ditraktir mie ayam, asiiikk.

3. catering
nah ini ni yang paling vital kalo menurut ibu dan ibu mertua saya. karena gimanapun cateringnya, komentar nyinyir pasti ada. makanannya enak aja pasti masih dicari kurangnya, apalagi kalo ngga enak?
untungnya calon ibu mertua saya temennya banyaaaaaaaaaakkk banget, jadi urusan perut inipun kita menggunakan jasa catering sahabatnya. saya males test food banyak-banyak, harga udah cocok, rasa udah cocok, yuk mari.

4. dekorasi
ini juga penting, buat apa lokasi resepsi bagus kalo dekornya "ga pas". saya sengaja pengen sesimpel mungkin, tapi tetep harus manis. ga perlu bunga banyak-banyak, sayang setelahnya cuma dibuang atau keinjek-injek undangan. karena lokasi pernikahan saya outdoor dan malam hari, jadi lampu adalah dekorasi paling pas. dengan floating candle dan obor-obor.
tema dekorasi kami kali ini bernuasa warna orange-broken white. tadinya sipacar nyaranin orange-biru. karena kita pasangan geologi-jurnalistik gitu? ngga deh. kalo resepsinya dipinggir pantai masih oke, tapi di kebun?naah.
pelaminan tadinya pengen sederhana aja, perkiraan saya cukup seperti altar di pernikahan bule-bule, sederhana, tapi manis. namun karna masih hidup di Indonesia dan menikah dengan biaya orangtua, saya mengalah dengan pilihan ibu dan ibu mertua. kata mereka " biar kelihatan pesta?" sudahlah, terserah ibu-ibu aja.

5. souvenir
naaaahh kalo ini asli pilihan saya. sedikit nyeleneh sampe-sampe mbak-mbak di jatinegara tempat saya pesen souvenir ga percaya "yakin mbak begini?ga pake tulis-tulisan nama atau tanggal pernikahan?" yep, saya memang ga mau menyantumkan inisial nama atau tanggal pernikahan di souvenir. karena saya pengennya souvenir yang saya kasih akan tetap dipakai sama para tamu, asa getek aja gitu kalo ada inisialnnya, ketauan banget souvenir nikahan :p

6. seserahan
THIS IS THE BEST PART OF PREPARING MARRIAGE!saya jadi ratu, kemanapun saya mau dianterin. tinggal tunjuk dibeliin. AAAAKKK!!enyaaaaakkk..

7. undangan
ini juga satu pos yang saya dan sipacar ga mau buang uang banyak. alesannya ya karena biasanya undangan akan berakhir di tempat sampah. buat apa pake-pake hardcover dan tinta emas?demi gengsi?hell no.
satu hal yang saya sayangkan, tidak akan ada S.Ikom di belakang nama saya mendamping ST nya sipacar :( i'm sorry dear for not fullfiling my own promise :((((

yah kira-kira itulah persiapan pernikahan saya. mulai bulan ini mungkin saya sudah akan rutin perawatan tubuh biar kinslong pas hari H.dan yang pasti saya akan mulai, diet :(

1 komentar: